Bu Rosi, mengajar sebagai panggilan hati

Rosidawati, yang akrab disapa Bu Rosi, lahir di Jember pada 21 Maret 1979. Perjalanan hidupnya tidak pernah jauh dari dunia pendidikan, sebuah jalan yang ia tempuh dengan penuh kesungguhan sejak masa sekolah hingga akhirnya menjadi seorang pendidik. Ia mengawali pendidikan di SDN Manggisan 1 dan lulus pada tahun 1991, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Tanggul hingga tahun 1994, serta menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMUN 2 Tanggul pada tahun 1997. Kecintaannya terhadap bahasa membawanya melanjutkan studi di Universitas Jember, jurusan Bahasa Inggris, hingga lulus pada tahun 2000. Semangat belajarnya tidak berhenti di sana; dua puluh tahun kemudian, ia kembali menempuh pendidikan di Universitas Terbuka pada jurusan PGSD dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2020.
Perjalanan karier Bu Rosi sebagai pendidik terbilang panjang dan beragam. Ia pernah mengajar sebagai guru Bahasa Inggris di SD Muhammadiyah 1 Jember, kemudian menjadi guru kelas 2 di MIM 6 Brondong. Selain itu, ia juga mengabdikan dirinya sebagai guru bimbingan belajar di At-Taqwa Brondong, guru mengaji di TPA Al Falah Brondong, serta guru Madrasah Diniyah Al Hikmah. Hingga akhirnya, ia melanjutkan pengabdiannya sebagai guru kelas di SDN 1 Paciran. Ragam pengalaman ini membentuk dirinya menjadi sosok guru yang tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memahami berbagai karakter dan kebutuhan peserta didik.
Bagi Bu Rosi, menjadi guru adalah tentang keikhlasan dalam mendidik generasi penerus bangsa. Ia memegang prinsip bahwa bekerja dengan ikhlas adalah kunci untuk membentuk pribadi siswa yang berkarakter dan berprestasi. Nilai ini tercermin dalam setiap langkahnya, baik saat mengajar di kelas maupun saat membimbing anak-anak dalam kegiatan keagamaan.
Di luar aktivitas mengajar, Bu Rosi tetap aktif dalam kegiatan pendidikan keagamaan sebagai guru madrasah diniyah. Peran ini memperlihatkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sejak dini. Baginya, pendidikan tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan akhlak yang baik di tengah tantangan zaman, terutama di era media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak.
Dalam kesehariannya, ia memiliki hobi mendesain menggunakan Canva, sebuah kegiatan yang tidak hanya menjadi sarana kreativitas, tetapi juga mendukung aktivitasnya sebagai pendidik. Ia juga selalu memegang pesan sederhana namun mendalam: “Jangan pernah berhenti belajar karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan.”
Salah satu kebahagiaan terbesar dalam perjalanan mengajarnya adalah ketika melihat anak didiknya tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah, berkarakter Islami, serta mampu berbagi ilmu dengan sesama. Baginya, itulah hasil nyata dari proses pendidikan yang sesungguhnya.
Melalui perjalanan panjangnya, Bu Rosidawati telah menunjukkan bahwa seorang guru bukan sekadar pengajar di kelas, tetapi juga pembimbing kehidupan. Dengan ketulusan, keikhlasan, dan komitmen yang ia pegang, ia terus berupaya menanamkan nilai-nilai kebaikan agar anak-anak didiknya tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. [arul]
Dokumentasi Bu Rosi
Segera daftarkan putra-putri Anda di SDN 1 Paciran.
Kuota 2 kelas (64 siswa).
Update pendaftar: 58 siswa.
Jangan sampai kehabisan kuota, segera daftarkan putra-putri Anda!
Info lebih lanjut:
Bu Firly – 0812-3489-4032
Bu Nita – 0812-5960-3784
SDN 1 Paciran: Sekolah ramah anak tempat belajar, bertumbuh, dan berprestasi.
Comments